Format Footnote dari Website, Ikuti Contoh Di Sini

footnote dari website

Dalam Bahasa Indonesia, footnote disebut dengan catatan kaki yang menampilkan suatu kutipan disertai dengan sumber. Footnote digunakan untuk memberi keterangan yang menjelaskan mengenai sumber dari kutipan.

Umumnya, footnote dicantumkan pada sebuah karya tulis, baik karya tulis ilmiah maupun karya tulis non-ilmiah. Dalam mencantumkan sebuah footnote dari website, terdapat beberapa cara yang dapat Anda gunakan tergantung pada gaya penulisan yang Anda pilih. Seperti MLA, APA, hingga Chicago.

Untuk menghasilkan karya ilmiah yang kredibel dan berkualitas, maka Anda perlu memahami cara menulis footnote, salah satunya cara menulis footnote yang bersumber dari website.

Cara Menulis Footnote dari Website

Penulisan sumber dalam sebuah karya tulis tidak hanya berasal dari buku saja, namun juga dapat berasal dari website. Sebab saat ini, internet telah menjadi repository ilmu yang dapat Anda akses dengan mudah.

Simak cara menulis footnote dari website dengan menggunakan format berikut:

¹Nama penulis, “Judul tulisan”, Diambil dari nama situs website: URL, Tanggal website diakses.

Penting untuk diingat, agar Anda memastikan informasi seperti nama penulis, judul tulisan, dan tanggal akses telah sesuai dengan informasi yang tercantum pada website yang Anda akses.

Serta, Anda perlu memastikan untuk menyesuaikan format footnote sesuai dengan gaya penulisan yang akan Anda gunakan.

Jangan lewatkan: Penulisan Footnote Op. Cit. dan 3 Prinsipnya

Contoh Penulisan Footnote dari Website

Cara penulisan footnote perlu Anda ketahui dan pahami, sebab ini sangat penting untuk pembuatan sebuah karya ilmiah maupun non-ilmiah. Footnote akan menyajikan sumber-sumber informasi secara detail dalam sebuah tulisan.

Setelah Anda memahami cara penulisan footnote seperti yang disampaikan sebelumnya, simak beberapa contoh berikut ini mengenai format penulisan footnote yang bersumber dari website:

1. Website Pemerintah

Di era digitalisasi saat ini, pemerintah memiliki website resmi yang dapat menjadi rujukan sumber informasi. Informasi dari website pemerintah menjadi literasi dalam penulisan sebuah karya ilmiah Anda.

Dalam menulis footnote yang berasal dari website pemerintah, Anda perlu mencantumkan nama lembaga ataupun nama departemen sebagai nama penulis. Kemudian, diikuti dengan judul tulisan, tanggal publikasi, dan nama situs website: URL.

Berikut contoh penulisan footnote dari website pemerintah:

¹Kementerian Komunikasi dan Informatika. “Digitalisasi Sekolah Percepat Perluasan Akses Pendidikan Berkualitas di Daerah 3T”. Diakses dari https://www.kominfo.go.id/content/detail/22211/digitalisasi-sekolah-percepat-perluasan-akses-pendidikan-berkualitas-di-daerah-3t/0/artikel_gpr 

²Australian Electoral Commission. “A Short History of Federal Electoral Reform in Australia”. (2019, Oktober 8) Diakses dari http://www.aec.gov.au/Elections/Australian_Electoral_History/history.htm

2. Internet

Penting agar Anda memastikan bahwa, referensi yang dikutip dari internet memiliki nama penulis. Sebab, mengutip teks di internet untuk footnote yang memiliki nama penulis jauh lebih disarankan agar tulisan Anda lebih kredibel dan berkualitas.

Berikut contoh penulisan footnote dari internet:

¹Deepublish. “9 Cara Menerbitkan Buku Sendiri Hingga Terbit [Panduan Penulis]”. https://penerbitdeepublish.com/9-persiapan-cara-menerbitkan-buku-sendiri/ diakses pada 4 Januari 2024.

²Gramedia. “Cara Mengirim Naskah Buku ke Penerbit Gramedia”. https://www.gramedia.com/blog/cara-mengirim-naskah-ke-penerbit-di-gramedia/ diakses pada 6 Januari 2024.

³Rudi Ferdiansah. “Cara Publikasi Jurnal”. https://rivierapublishing.id/blog/cara-publikasi-jurnal/ diakses pada 6 Januari 2024.

Mengetahui dan memahami cara menulis footnote menjadi salah satu hal yang penting dalam membuat karya ilmiah Anda. Sehingga Anda dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menulis Footnote dari Internet

Setiap footnote memiliki nomor penanda yang berbeda. Penulisan nomor penanda tersebut menyerupai penulisan pangkat dengan bilangan yang berukuran kecil. Serta terletak di sebelah kiri atau pada bagian paling depan.

Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika menulis footnote, seperti berikut ini:

Pertama, nama penulis yang dijadikan footnote harus ditulis sesuai dengan urutan nama aslinya. Penulisan nama ini tanpa disertai gelar maupun pangkat. Apabila penulis lebih dari satu orang, maka semua nama harus dicantumkan dan dipisahkan dengan tanda (,)

Namun, apabila penulis lebih dari tiga orang, maka dapat dituliskan nama penulis pertama dan diikuti dengan keterangan dkk atau et al.

Selanjutnya judul tulisan yang dijadikan footnote harus dicantumkan. Penulisan judul harus dicetak miring dan disertasi dengan tanda (“) pada pembuka dan penutup judul tulisan.

Kemudian, Anda wajib mencantumkan URL dari website yang akan Anda jadikan sumber informasi footnote. Hal ini diikuti dengan keterangan tanggal, bulan, dan tahun Anda mengakses website tersebut.

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah pastikan kembali informasi yang Anda akses telah sesuai dengan informasi yang tertera pada di website.

Bagaimana, apakah penjelasan ini cukup membantu Anda dalam memahami cara membuat footnote dari website dan internet melalui artikel ini?

Bagikan artikel ini ke rekan-rekan Anda, agar penulisan karya ilmiah Anda dan rekan-rekan semakin berkualitas.

Silakan klik tombol share dan bagikan kepada rekan-rekan Anda, agar informasi yang disampaikan dalam artikel ini menjadi bermanfaat bagi Anda dan rekan-rekan lainnya.

Tinggalkan Balasan